Hari-hari
terkahir menikmati hidup itu memang sangat memuakan, apalagi kalau lu sudah tahu
kapan lu akan mati. Eits nanti dulu. Jangan salah paham. Ini bukan soal mati
beneran tapi mati sebagai mahasiswa.
Ya, gua adalah
mahasiswa lama, kata orang sih mahasiswa abadi calon drop out. Saking lamanya
di kampus mungkin banyak orang yang sudah mulai bosan ngeliat gua. Banyak alasan
untuk mengungkapkan kebosanan. Ada yang mendorong gua cepet lulus karena
terlalu menyia-nyiakan usia, ada juga yang mengumpat gua dengan cara-cara yang
halus sampai ngehujat gua kalau gua orang bodoh. Mendorong gua untuk cepet ninggalin
kampus dan ngegondol gelar sarjana komunikasi. oh shit, persetan dengan mereka.
Tapi apapun
ekspresi kebosanan mereka gua ambil postifnya saja. Mereka mungkin beneran sayang sama gua. Dan saking bengalnya gua ga mau lulus-lulus, akhirnya mereka pun
terpaksa mengumpat gua dengan hujatan-hujatan kasar. Itu semua adalah bentuk
kasih sayang.
Gua udah kuliah
di kampus ini dari tahun 2007. Berhubung gua orang yang gak suka mubadzir, jadi
jatah 7 tahun yang pemerintah kasih buat gua kuliah di kampus ini, gua pake
semuanya. 7 tahun boy gua kuliah disini, lama bener.
Kalau ditanya
kenapa gua gak lulus, gua juga bingung sendiri. Kalau soal kapasitas
otak, orang-orang juga udah tau siapa gua. Sory-sory jack, gua bukan orang yang bodoh-bodoh amat. Kapasitas otak gua boleh dibilang gurih-gurih nyoy. Mungkin hanya dosen saja yang bisa
diskusi serius sama gua, tentunya soal komunikasi, jurusaan dimana gua ngedokem
selama 7 tahun.
Alasan lain gua
juga bingung sendiri. Mungkin karena gua sudah terlalu nyaman di kampus. Hidup sebagai
mahasiswa buat gua enak dan membanggakan. Tapi apa kabar jika mahasiswanya gua
pake lama-lama ya? Hahaha.
Gua sudah 3
tahun gak dapat jatah uang jajan dari keluarga. Itu salah satu bentuk
perjanjian gua sma keluarga, kalau kuliah gua bakal dibiayai cuma sampe 4 tahun,
sisanya gua harus banting tulang. Eits, ini serius banting tulang loh, lihat aja
badan gua, isinya Cuma tulang tanpa daging. Jadi ini nyata bukan cuma kiasan.
Jadi dimana
letak kenyamanan sebagai mahasiswa kalau tidak dari segi materi (red-uang
jajan)?. Ya, kenyamanan akan kebersamaan. Entah kenapa gua selalu ngerasa
nyaman kalau harus berkumpul dengan sesama mahasiswa. Dalam pikiran gua, cuma mahasiswa
lah yang otaknya masih suci. Masih bisa diajak mikir bener dan lurus tanpa ada
kepentinga licik di belakngnya, setidaknya itu yang gua alami selama ini. Kalaupun
ada mahasiswa yang main licik juga, anggap saja itu oknum mahasiswa .heheh
Hidup di dunia
organisasi membuat gua bisa mengenal lebih banyak hal. Lebih banyak ya, bukan
paling banyak. Artinya gua bisa mengenal lebih banyak sesuatu ketmbang mereka
yang gak ikut organisasi. Mungkin itu juga yang ngebuat gua dapet julukan
mahasiswa calon DO. Terlalu nyaman di organisasi yang akhirnya membuat gua
mengenyampingkan kuliah gua.
Banyak yang
sudah ngingetin gua, bantu gua buat cepet lulus. Tapi tetep aja gua agak males
sama yang namanya kata lulus. Sudah tak punya hasrat lagi buat jadi sarjana. Entah
kenapa, padahal itu adalah cita-cita yang pernah ada di otak gua waktu masih
muda.
Gua sangat ingin
kuliah waktu itu, sampai-sampai gua rela nabung cuma buat daftar SPMB, dan yang
jelas gua daftar di injurty-time. Hampir gak bisa kuliah. Namun karena tekad gua
yang kuat dan dorongan salah satu sohib kental gua yang kenceng banget, akhirnya gua beranikan diri buat kuliah dengan modal seadanya, modal tabungan
gua yang ga seberapa.
Tapi sekarang,
gua ngerasa bahwa kuliah itu tidak terlalu penting. Itu juga mungkin yang
ngebuat gua agak susah buat lulus. Sekarang pandangan gua soal pendidikan sudah
berubah total. Bagi gua belajar itu bisa dimana saja, bukan cuma di bangku
kuliah. Pendidikan tidak harus ditempuh melalui jalur formal, namun bisa juga
dengan informal. Dengan hanya masuk forum-forum diskusi saja, kita sudah bisa pintar.
Bahkan kalau boleh gua akui, apa yang gua dapat sekarang bukan dari bangku
kuliah, tapi dari forum-forum diskusi yang sering gua ikutin.
Tahun ini, 2014.
Adalah tahun terakhir gua ada dikampus. Mau tidak mau dan suka tidak suka gua harus
hengkang dari kampus dan meninggalkan status gua sebagai mahasiswa. 7 tahun
adlah batasan akhir kuliah di kampus negeri. Ah, kalau aja gua dikasih
kesempatan 1 tahun lagi, pasti bakal gua pake hahaha
Gua mulai
kebingungan. Saking lamanya ga kuliah, gua udah lupa gimana caranya duduk
dibangku kelas dan ngedengerin dosen mindahin materi dari power point ke
ruang-ruang udara yang dihembuskan kipas angin kelas. Dan gua baru merasakan
bahwa dosen-dosen selama ini telah salah menilai mahasiswa. Para doesn seolah
menjadikan mahasiswa boneka bersuara. Tinggal rekan suara dan boneka itu akan
dengan fasih mengikutinya. Ah, kenapa pula metode pengajaran dosen harus
seperti itu.
Mahasiswa jarang
sekali dilibatkan dalam proses pengaembangan ilmu pengetahuan, doktrinasi dan
terus saja doktrinasi yang dilakukan para dosen. Mahasiswa menjadi kacung
berlabel pendidikan.
Ah sudahlah, gua
ga perlu rept-repot lagi mikirin hal yang kaya begituan, waktu gua dikampus
sudah sebentar lagi, sudah injury-time. Pilihannya
Cuma dua LULUS atau D.O.
Logika mulai gua
bangun kembali. Gua timbang-timbang keuntungan dan kerugian dari kedua pilihan
itu. Setidaknya kalau gua lulus, gua akan dapat 2 hal. Pertama gua dapet ilmu
yang kalapun bukan didapat dibangku kuliah setidaknya itu gua dapatkan sebagai
mahasiswa, dan yang kedua gua akan dapat gelar sarjana. Oh bangganya. Damn.
Jadi, keputusan
yang bakal gua ambil di tahun 2014 ini, gua harus sesegera mungkin mengakhiri
status lajang gua. Sudah seharusnya gua berdampingan dengan si Sarjana yang
selalu diributkan orang itu. Nurhaedi, S,Ikom. Wow, setidaknya nama gua sedikit
lebih panjang. Hahah
Sekarang,
setelah keputusan ini gua ambil wajib hukumnya mikirin apa yang harus gua
lakuin selanjutnya. Hem..sepertinya mengubah citra gua melalui tulisn seru
juga.
Ya, gua akan
coba merekam setiap jengkal hidup gua di blog ini, sejak menapatkan tambahana
nama S.Ikom sampai menjelang dapet gelar Alm.
Inilah gua yang
baru Nurhaedi, S.Ikom, C.Alm







